Senin, 29 Maret 2010

WHITE HOLE

Lubang putih adalah lubang yang berlawanan dari lubang hitam, lebih tepatnya, sebuah lubang hitam yang berjalan mundur dalam waktu. Konsep lubang putih datang karena Schwarzschild geometri yang memungkinkan lubang hitam negatif square root serta positif square root solusi. Negatif square root solusi berkaitan dengan suatu lubang putih. Lengkapnya, maka geometri terdiri dari lubang hitam, lubang putih, dan dua universes terhubung pada mereka horizons oleh lubang cacing. Seperti sebuah lubang hitam irretrievably swallows segala sesuatu yang jatuh ke dalamnya, lubang putih spits hanya masalah energi dan keluar. Namun, karena lubang putih tampak melanggar hukum termodinamika kedua tampaknya tidak mungkin bahwa mereka ada di alam. Ada beberapa spekulasi bahwa awal quasars mungkin lubang putih, namun ini telah diskontinou.

Berdasarkan pada fisika modern, Einstein sebagai penggagas teori relativitas umum mempostulatkan bahwa gravitasi merupakan akibat dari perubahan arah/pelengkungan ruang dan waktu. Oleh karena itu gravitasi merupakan aspek yang tidak terpisahkan dari ruang dan waktu.

Einstein membuat gagasan yang benar-benar revolusioner dengan pernyataannya bahwa gaya gravitasi tidaklah bersifat seperti gaya-gaya yang lain. Suatu massa tidak menciptakan sebuah medan gaya di sekitarnya yang akan menyebabkan percepatan massa yang lain, namun massa akan mengubah struktur ruang dan waktu di sekitarnya.

Oleh karena itu jika dalam teori Newton kita akan mengatakan bahwa bumi selalu ditarik oleh matahari karena gaya gravitasinya. Namun dalam teori relativitas umum kita akan mengatakan bahwa matahari telah mempengaruhi struktur ruang dan waktu di sekitarnya sehingga bumi bergerak bebas melintasi sebuah garis geodesik dalam lingkungan ruang dan waktu.

Cahaya/foton sebagaimana halnya benda material lainnya tentunya akan bergerak mengikuti lengkungan ruang dan waktu ini sehingga pada benda yang sangat besar dan berat akan terjadi perbelokan cahaya.

Menurut teori relativitas umum, struktur ruang dan waktu ditentukan oleh distribusi massa dan secara prinsip dapat diperoleh dari serangkaian persamaan diferensial teori relativitas umum. Pada penerapan persamaan diferensial ini kita akan menemukan suatu titik yang mengalami singularitas dimana radius ruang dan waktu (R) cenderung menjadi nol sehingga kurva ruang dan waktunya (1/R) menjadi tidak terhingga.

Gambar White Hole lainnya:

Sumber : qminutes.blogspot.com

Sabtu, 20 Maret 2010

SMA N 1 meloloskan 2 jagoannya ke Lomba Mapel Jateng 2010


Pada tanggal 17 Maret 2010, diselenggarakan lomba mapel tingkat kabupaten Klaten bertempat di SMA N 2 Klaten. Mapel yang dilombakan: Astronomi, Matematika, Biologi, Fisika, Komputer dan Ekonomi.
Nha, kita mau cerita yang astronomi aja euy!
Setelah diadakan seleksi tingkat sekolah oleh guru besar kita (Pak Agus Cahyana) hari Kamis, 11 Maret 2010, terpilihlah 2 orang wakil dari tim astronomi smansa. Mbak Novi n' Mas Bagas emang udah pengalaman sih!
Truz hari Rabu tanggal 17-nya 2 jagoan kita berjuang untuk mempertahankan tradisi smansa jadi juara. Wah..katanya soalnya hapalan gitu, truz sistem penilaiannya benar +1 salah -1. Wadhuh,, susah juga nih...
tapi tenang,, serahkan aja ma ahlinya. Nyatanya dua-duanya lolos semua euy! Mbak Novi nmr 1, Mas Bagas nmr 2...woow.

Sekarang lagi masa tenang.. Minggu besok kita libur krn kakak kelas XII mau UN. Kita doakan deh kak!!
tapi walaupun libur, mbak Novi n Mas Bagas bakalan tetep berusaha. Krn bsok lomba mapel tk Jawa Tengah untuk Astronomi dilaksanakan tanggal 4-6 Maret 2010 di LPMP Jawa Tengah.
Nha, kita tunggu aja aksi dari mereka di Jawa Tengah. Caiiooo!!!!

Rabu, 03 Februari 2010

gerhana matahari * mendung


15 Januari 2010 kemarin memang ada gerhana matahari cincin. Tim Astronomi SMA N 1 Klaten berencana akan melihat fenomena alam tersebut. (eitttzzz... kok baru posting sekarang ????)
kami mohon maaf karena kami baru bisa menulisnya di blog kami ini. Ya, karena masalah waktu yang begitu penuh akhir-akhir ini.
Jam 13.30 , kami sudah memepersiapkan peralatan untuk mengamatinya. tetapi ketika waktu yang memang sudah ditunggu-tunggu dari kemarin tiba..wahh, malah mendung dan akhirnya hujan.
itulah sepenggal kisah kami yang malang karena gagal melihat gerhana matahri secara langsung.
okay, berikut ulasan tentang gerhana matahari tersebut yang bersala dari beberapa sumber,
Gerhana kali ini adalah gerhana terlama di sepuluh tahun awal Melenium karena Gerhana kali ini berdurasi sekitar 11menit 08detik dan titik maksimum Gerhana terjadi di Samudra Hindia serta sedikit wilayah Indonesia WIB dan WITA, total jalur punmbra kira-kira 333Km. Dengan fase cincinnya berlangsung selama 11 menit. Berdasarkan catatan, gerhana matahari selama ini hanya dikalahkan peristiwa tahun 1992, yaitu dengan waktu 11 menit 41 detik
Berikut jadwal gerhana matahari tersebut akan melintasi Indonesia..

NO NAMA KOTA JAM AWAL AKHIR LAMA LEBAR
1 Banda Aceh WIB 13:50 16:52 3:02 57,90%
2 Medan WIB 14:01 16:46 2:45 47,40%
3 Padang WIB 14:06 16:32 2:26 34,00%
4 Pekan Baru WIB 14:10 16:35 2:25 35,20%
5 Bengkulu WIB 14:14 16:20 2:06 24,30%
6 Jambi WIB 14:20 16:26 2:06 26,30%
7 Tanjung Pinang WIB 14:22 16:34 2:12 30,90%
8 Palembang WIB 14:24 16:20 1:56 21,60%
9 Bandar Lampung WIB 14:29 16:08 1:39 15,40%
10 Pangkal Pinang WIB 14:29 16:21 1:52 21,10%
11 Jakarta WIB 14:38 16:02 1:24 11,10%
12 Serang WIB 14:34 16:03 1:29 12,30%
13 Bandung WIB 14:44 15:55 1:11 8,00%
14 Semarang WIB 15:00 15:45 0:45 3,30%
15 Yogyakarta WIB 15:06 15:37 0:31 1,60%
16 Tuban WIB 15:15 15:35 0:20 0,70%
17 Gresik WIB —- —- —- —-
18 Surabaya WIB —- —- —- —-
19 Pontianak WIB 15:40 16:25 0:45 20,40%
20 Palangkaraya WIB 15:01 16:07 1:06 8,10%
21 Banjarmasin WITA 16:08 16:58 0:50 4,50%
22 Denpasar WITA —- —- —- —-
23 Mataram WITA —- —- —- —-
24 Samarinda WITA 16:09 17:09 1:00 7,40%
25 Makassar WITA —- —- —- —-
26 Palu WITA 16:23 16:59 0:36 2,70%
27 Kendari WITA —- —- —- —-
28 Kupang WITA —- —- —- —-
29 Gorontalo WITA 16:31 16:58 0:27 1,70%
30 Manado WITA 16:33 17:00 0:27 1,70%


































Clara Yatini, Kepala Bidang Matahari dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Rabu (13/1), mengatakan, di Indonesia, gerhana ini hanya terlihat parsial atau sebagian saja. ”Di bawah 10 persen. Kecuali, di Aceh yang mungkin bisa 50 persen,” tuturnya. Gerhana bisa dilihat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, dan sebagian Sulawesi.

Proses gerhana yang dimulai dengan masuknya bayang-bayang Bulan di permukaan Bumi akan dimulai pukul 14.39 WIB. Puncak gerhana terjadi pada 15.55 WIB. ”Prosesnya berlangsung sekitar 1,5 jam,” ujarnya.

Gerhana Matahari dengan durasi lebih dari 11 menit baru akan terjadi lagi pada 1.033 tahun kemudian pada tahun 3043. Gerhana Matahari yang lebih lama terjadi pada tahun 1992, yaitu dengan durasi 11 menit 41 detik.

Titik maksimum gerhana akan terjadi di Samudra Hindia. Masyarakat di Afrika tengah, Kenya, China, dan Myanmar bisa melihat fase gerhana cincin. Total jalur penumbra gerhana mencapai 333 kilometer.

Minggu, 27 Desember 2009

Bukti Pertama Pantulan Cahaya dari Cairan di Luar Bumi


Selasa, 22 Desember 2009 | 16:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wahana ruang angkasa Cassini yang tengah melayang di sekitar Planet Saturnus merekam cahaya dari permukaan Titan, salah satu bulannya planet tersebut. Cahaya tersebut kemungkinan besar sebagai pantulan cahaya Matahari di atas permukaan cairan salah satu danau raksasa di permukaan Titan.

Dari hasil pengamatan selama ini, Titan memang diyakini memiliki danau-danau raksasa berisi cairan meski tak dapat terlihat langsung karena tertutup atmosfernya yang tebal. Meski demikian, kamera inframerah dapat menangkap pantulan berkas cahaya Matahari yang sampai ke permukaan danau tersebut. Foto yang dibuat Cassini merupakan rekaman pertama pantulan cairan di luar Bumi itu.

"Gambar ini merupakan salah satu foto ikonik Cassini," ujar Bob Pappalardo, ilmuwan di Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, California, yang tergabung dalam riset Cassini. Ia mengatakan, Titan semakin mirip Bumi tidak hanya punya atmosfer, tetapi juga danau berisi cairan dan sifat-sifat lainnya.

Cahaya yang direkam Cassini merupakan pantulan cairan di bagian selatan danau raksasa yang disebut Kraken Mare. Danau tersebut seluas 400.000 km persegi atau lebih besar daripada Laut Kaspia, danau terbesar di Bumi saat ini.

Titan merupakan satu-satunya obyek di tata surya, selain Bumi, yang sejauh ini diketahui mengandung cairan. Namun, cairan yang menggenangi danau-danau di Titan bukanlah air seperti di Bumi, melainkan metana dan etana, cairan hidrokarbon yang terbentuk dari molekul-molekul karbon dan atom-atom hidrogen.

Teori adanya cairan di Titan sudah dikemukakan sejak 20 tahun lalu dan terus dilakukan penelitian untuk membuktikannya. Pada tahun 2008, kamera inframerah yang dibawa wahana Cassini yang sudah menjelajah kawasan tersebut sejak tahun 2004 memastikan kandungan cairan di Ontario Lacus, danau terbesar di belahan selatan Titan. Belahan utara malah memiliki danau-danau lebih besar dan banyak belum bisa dipastikan apakah mengandung cairan atau tidak.

Kandungan cairan hidrokarbon di Titan menarik perhatian para ilmuwan karena zat kimia tersebut berpotensi mendukung kehidupan. Siapa tahu masih ada kehidupan di sana atau suatu saat manusia menginjakkan kakinya di permukaan Titan.

Senin, 21 Desember 2009

Diagram Hertzsprung – Russel


Jika kita buat sebuah grafik yang mnenhubungkan magnitude mutlak atau kecerahan bintang-bintang terhadap suhu permukaannya maka kita peroleh sebuah diagram Hertzsprung – Russel atau disingkat diagram H – R . Tiap titiik pada grafik menampilkan sebuah bintang. Diagram ini dinamai sesuai dengan nama dua orang astronom yang pertama klai membuat diagram ini : Ejnar Hertzsprung (Denmark) dan Henry Russel (Amerika).

Pada diagram H – R, hampir 95% bintang-bintang terletak pada suatu pita diagonal yang dimulai dari suhu tinggi dan kecerahan besar pada titik kiri atas dan diakhiri dengan suhu rendah dan kecerahan kecil pada titik kanan bawah. Pita diagonal ini dinamai deret utama. Matahari kita terletak pad deret utama kira-kira dua per tiga jarak dari titik kiri atas. Bintang-bintang di kanan atas deret utama terdiri dari bintang-bintang maharaksasa merah dan raksasa merah. Bintang-bintang ini memiliki ukuran sangat besar kerena meiliki kecerahan besar walaupun suhunya rendah. Di sebelah bawah deret utama terdapat banyak sekali bintang-bintang yang dinamai bintang katai putih (white dwarf). Bintang-bintang ini memiliki ukuran sangat kecil karena kecerahannya kecil walaupun suhunya tinggi.